Waspada Kebohongan Ternyata Bisa Menyebabkan Penyakit

124

Berbohong merupakan tindakan tidak jujur, untuk tujuan tertentu. Biasa  seseorang melakukan kebohongan akan terus menerus berbohong.

Efek jangka pendek dari tindakan tersebut, tubuh akan melepas hormon penyebab stres yang berdampak pada peningkatan jantung. Setelah itu muncul perasaan tenang karena terbebas dalam kondisi membuatnya terpaksa.

Namun, harus diketahui dari efek jangka panjang, bisa menjadikan penyakit yang berbahaya seperti jantung, kanker, stroke, diabetes, dan gagal jantung.

Seorang peneliti Dr Saundra Dalton-Smith, dalam bukunya berjudul Set Free to Live Free: Breaking Through the 7 Lies Women Tell Themselves, mengakatakan bahwa berbohong menganggu pencernaan akan melambat, dan hipersensitif pada serat otot dan saraf.

“Awalnya, berbohong melepaskan hormone stress, peningkatan hormone menyebabkan denyut jantung serta pernapasan meningkat, pencernaan melambat, dan hipersensitif,” kata Smith.

Ia menambahkan, jka melakukan tindakan kebohongan maka tekanan darah meningkat dalam hati, hal ini berdampak pada efek jangka panjang dari kebohongan.

Dalam studi, ada keterkaitan antara tekanan darah dan berbohong seperti ditunjukkan alat pendeteksi kebohongan. Polygram alat untuk menguji kebohongan seseorang dan mengukur tekanan darah seseorang.

Dalam studi, ada keterkaitan antara tekanan darah dan berbohong seperti ditunjukkan alat pendeteksi kebohongan. Polygram alat untuk menguji kebohongan seseorang dan mengukur tekanan darah seseorang.

Menurut Smith, berbohong mungkin tidak secara cepat membuat pelaku terserang stroke, tapi ada bukti bahwa semakin Anda berbohong, semakin mudah Anda merasakan penyakit tersebut.

Mereka yang kerap berbohong atau menyimpan rahasia besar selama bertahun-tahun mungkin tidak merasakan gangguan apapun. Namun dari waktu ke waktu, mereka secara signifikan lebih berisiko pada kondisi kesehatan yang buruk.

Menurut Smith, berbohong mungkin tidak secara cepat membuat pelaku terserang stroke, tapi ada bukti bahwa semakin Anda berbohong, semakin mudah Anda merasakan penyakit tersebut.

Mereka yang kerap berbohong atau menyimpan rahasia besar selama bertahun-tahun mungkin tidak merasakan gangguan apapun. Namun dari waktu ke waktu, mereka secara signifikan lebih berisiko pada kondisi kesehatan yang buruk.

Ia menambahkan, jka melakukan tindakan kebohongan maka tekanan darah meningkat dalam hati, hal ini berdampak pada efek jangka panjang dari kebohongan.