Jika di kelas biologi kita diberitahu bahwa sel adalah satuan biologis terkecil dari mahluk hidup secara struktur dan fungsi, dan ukurannya sangat kecil sekali sehingga untuk melihatnya harus menggunakan mikroskop, maka lain halnya dengan tumbuhan ini.

Acetabularia – adalah nama dari tumbuhan satu sel yang besar sekali ini. Ukurannya sangat besar untuk sebuah sel, sekitar satu ibu jari. Bentuknya seperti payung dengan garis-garis ruas yang memanjang dari titik tengah ke arah luar persis jamur. Meski sudah dikatakan sebagai satu sel, akan tetap sulit bagi kita untuk percaya tumbuhan yang terdiri dari akar, batang dan payung ini, adalah satu sel. Sepertinya hal itu tidak mungkin.

Tumbuhan Satu Sel - Acetabularia
Tumbuhan Satu Sel – Acetabularia

Tumbuhan ini akan sulit ditemui di wilayah tropis seperti negara kita, karena tumbuhan yang tergolong pada jenis jamur (algae) ini banyak ditemukan perairan di daerah sub-tropis. Nama Acetabularia sendiri berarti lebar, berasal dari kata latin acetabulum. Jamur satu sel ini saking lebarnya hingga mencapai 10cm, sering dijadikan sebagai objek studi untuk Biologi Sel.

Konon katanya tumbuhan ini menginspirasi cerita dalam negeri dongeng, yakni rumah tinggal para peri, tapi sering juga disebut sebagai gelas anggurnya para peri.

Ada hal unik lagi dari tumbuhan ini, payungnya bisa bertukar antara satu tumbuhan acetabularia yang satu dengan yang lain, dan jika payungnya terlepas payung ini juga dapat beregenerasi lagi. Inti sel tumbuhan ini ada di bagian akarnya. Namun jika stem atau batangnya terlepas dari akar dan payungnya, batang dari tumbuhan ini juga masih dapat menumbuhkan payung sendiri.