Tersangka Imam Nahwari Akan Konsultasi Dengan Presiden

68

Imam Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga memohon kesempatan untuk berkonsultasi dengan Presiden Jokowi terkait penetapan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) pada hari Rabu (18/9/2019).

Karena diduga menyuap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebesar Rp 26,5 miliar sebagai commitment fee pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI ke Kemenpora.

Imam juga belum tahu nasib jabatanya termasuk soal pengunduran dirinya. Karena sore hari saya baru tahu dan akan diberikan kesempatan berkonsultasi dengan Bapak Presiden.” Kata Imam di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Terkait sebagai tersangka Imam Nahrawi, ia lantas menyerahkan segala keputusan soal jabatannya kepada Presiden Jokowi. Sementara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Imam belum melakukan komunikasi dengan ketua umum partainya Muhaimin Iskandar.

Seperti dilansir KPK, Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka atas suap pemberian dana hibah KONI di gedung KPK, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Akibat kasus suap Imam dijerat Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU 31/1999 sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 tentang perubahan atas UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.