Tekornya BPJS Kesehatan Karena Pola Hidup Tidak Sehat

110

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan diambang kebangkrutan, karena besarnya pola hidup tidak sehat yang diterapkan. Justru Defisit akan meningkat jika masyarakat enggan mengubah perilaku ke arah positif.

Dilansir detik.com, “Defisit akan terjadi terus. Ini menurut saya penting sekali mengubah perilaku kita. Jadi saya kira mendorong masyarakat mau mengerti, bukan sekadar ribut naiknya iuran tetapi kita juga sadar akan kesehatan,” tutur Menkes.

Menkes menambahkan saat sangat jelas BPJS Kesehatan defisit karena menanggung penyakit yang disebabkan dari pola hidup sehat seperti diabetes, jantung, dan gagal ginjal.

“Sekarang berpikir rasional, cuci darah Rp 700 ribu hingga 1 juta per cuci darah. Sementara bayar BPJS Kesehatan hanya 25 ribu, kemudian harus menjalani empat kali cuci darah. Berarti berapa. Ini kan nggak benar kalau seperti ini,” tambahnya.

“Jadi saya kira masyarakat ingin mengerti, bukan sekadar ribut rencana naiknya iuran JKN-KIS tetapi kita juga harus sadar akan kesehatan. Tolong dong pemerintah, tenaga dokter, tenaga medis, dunia usaha, dan media memberitakan juga karena kita tidak mau sakit,” ujarnya.