Spotify Akan Mengakhiri Fitur Upload Musik Langsung Bagi Musisi Indie

112
Mandatory Credit: Photo by HAYOUNG JEON/EPA-EFE/REX/Shutterstock (9436788a) Spotify logo is presented on a smart phone screen in Berlin, Germany, 24 February 2018. According to the media, Spotify co-founder Daniel Ek does not want to lose control of the upcoming IPO of the world's largest music subscription service. Investors who want to invest in the upcoming IPO of Spotify, apparently only get shares that give them less influence than Ek. Upcoming IPO of the world's largest music subscription service Spotify, Berlin, Germany - 24 Feb 2018

Artis indie kini tidak akan memiliki opsi lagi untuk mengunggah karya musiknya ke Spotify, karena Spotify akan menghentikan tes unggahan beta setelah menentukan bahwa upayanya lebih baik digunakan di tempat lain. Menurut Spotify, feedback dari para musisi menunjukan bahwa Spotify seharusnya bersandar pada karya mitra distribusi yang ada. Hal ini juga akan menuangkan lebih banyak energinya ke dalam manfaat unik, seperti metrik pendengar dan playlist submission tool.

Spotify akan berhenti menerima lagu baru melalui program unggahan pada bulan akhir juli nanti, dan mereka yang sudah merilis materi baru perlu menemukan penyedia baru selain Spotify.

Tidak mengejutkan bahwa Spotify akan menutup fitur tersebut. Secara teori memang akan menjadi lebih nyaman, tetapi tidak ada gunanya kecuali seorang musisi dengan puas adanya Spotify eksklusif.

Artis yang ingin menjangkau Apple Music, Deezer, dan layanan lainnya harus melalui distributor pihak ketiga. Mengapa harus bekerja lebih ekstra dengan menggunakan fitur Spotify? Hal ini seharusnya tidak terlalu memengaruhi akses pengguna ke musik yang di permasalahkan, tetapi hal itu menunjukkan bahwa Spotify dan para pesaingnya harus mencoba strategi lain jika mereka akan memposisikan diri mereka sebagai tempat berlindung untuk lagu-lagu indie.

Jadi, bagaimana pendapat sobat berseru perihal kebijakan terbarunya dari Spotify? Tulis dikolom komentar yah..