Siswa SMA Berhasil Ciptakan Pengisi Daya Ponsel Tanpa Listrik

135

Semakin modern zaman tak lepas yang namanya teknologi seperti smartphone. Selain digunakan untuk kebutuhan berkomunikasi, semua hal bisa dilakukan oleh teknologi tersebut.

Muhammad Ravi Ramadhani, seorang pelajar SMA 2 Wonosobo. Merupakan pelajar yang berkreasi, menggabungkan gerak dinamis manusia aktif dengan teknologi.

Teknologi yang dibuatnya dinamakan Obah Energy, teknologi yag menghasilkan serta menyimpan listrik dari gerakan. Mampu menyimpan 5000 volt, daya listrik yang dihasilkan untuk mengisi daya pada ponsel.

“Kita setiap hari terpaku pada ponsel, bergerak seperti berjalan, atau apapun. Setiap hari kita menggunakan handphone, nah tiba-tiba ide muncul, kenapa kita tida manfaatkan,” kata Ravi.

Cara kerja Obah Energy ini, manusia pasti melakukan gerakan setiap waktu, itu lah yang menjadi inspirasi Ravi untuk merancang Obah Energy. Alat ini berisi material seperti magnetik dan kumparan yang menghasilkan listrik saat bergerak maupun terkena guncangan.

Ravi pernah mengajukan proposal, namun, ditolak karena dari hasil tersebut sempat menemukan kendala soal biaya penelitian. Sebagai penemu alat teknologi Ravi pun mengharapkan, jika kedepannya Obah Energy bisa menyebar luas di masyarakat.

Bahkan Ravi mengaku bahwa hasil karyanya jangan sampai disalah gunakan oleh negara lain.

“Saya tidak ingin, nantinya Obah Energy diproduksi oleh negara lain,” tegasnya.

Negara Indonesia sebenarnya membutuhkan orang-orang cerdas seperti Ravi, kemungkinan Obah Energy temuan Ravi masih sebatas menjadi pengembangan secara ilmiah.

Namun, jika pemerintah dalam menangani sebuah temuan-temuan dari orang cerdas dan mendukung, bukan berarti Indonesia akan dikenal. Semoga untuk kedepannya pemerintah bisa mendukung dan langsung tanggap dalam masalah penemuan-penemuan dari anak bangsa.