Seni Bambu Getah Getih Seharga Rp 550 Juta Dirubuhkan

136

Seni instalasi bambu yang berada di Bundaran HI hasil karya seniman Joko Avianto akhirnya di bongkar. Getah artinya putih, sedangkan getih artinya merah. Jadi getah getih bermakna merah putih seperti warna bendera Indonesia. Namun, seni instalasi bambu ini hanya bertahan selama 11 bulan.

Bambu getah getih dibuat dalam rangka memeriahkan perhelatan Asian Games 2018 dan hari kemerdekaan Indonesia dan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tanggal 16 Agustus 2018.

Bambu untuk membuat instalasi getah getih diperoleh dari Garut, Tasikmalaya, dan Sumedang karena dianggap memiliki kekuatan terbaik. Instalasi tersebut disusun dari 1.500 bambu dan 73 menjadi penopang yang menyimbolkan 73 tahun.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyayangkan instalasi bambu getah getih. Menurutnya, anggaran yang digunakan sebesar Rp 550 juta terasa mubazir karya tidak bertahan lama.

Gembong menekankan, agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggunakan anggaran leih hati-hati.

Joko selaku seniman yang membuat instalasi getah getih mengatakan bahwa sudah melakukan perawatan sebanyak tiga kali. Ia menjelaskan, perawatan yang dilakukan dengan melapisi bambu dengan cairan khusus dan diberikan semacam cat agar terlihat bagus.

Namun menurut Joko, kondisi sangat mempengaruhi karyanya itu, seperti kualitas udara dan intensitas curah hujan. Ditambah lagi dengan kondisi Jakarta yangberpolusi sangat mempengaruhi kondisi getah getih.