Kaget, Pria 34 Tahun Berwajah Anak-Anak

115

Sebagian orang ingin memiliki wajah bersih apalagi awet muda. Namun, jika awet mudanya dengan kondisi aneh, siapa yang menginginkan?

Zhu Shengkai, pria berusia 34 tahun asal Wuhan, Hubei, China, memiliki wajah yang selalu muda. Tetapi wajahnya terlihat seperti anak-anak setelah kepalanya dilempar batu.

Saat bermain bersama teman-temannya ia waktu itu berusia enam tahun, kepalanya dilempar batu sehingga otaknya terluka.

Mengutip lama Story Times, “Saya masih seperti anak kecil, karena itu saya tidak bisa punya istri atau anak. Saya tidak bisa menjadi tua,” kata Zhu.

Zhu yang bekerja sebagai petani dan nyambi jadi tukang cukur rambut itu berkata, bukan hanya wajahnya yang terlihat seperti anak-anak, tetapi suaranya pun masih seperti bocah.

Ketika dulu ditimpuk batu, kepala Zhu tidak berdarah, tapi malamnya dia mengalami demam tinggi hingga dilarikan ke rumah sakit. Di sanalah dia tahu bahwa otaknya terluka.

Dokter kemudian melakukan operasi pengangkatan darah beku, dan Zhu bisa menjalani kehidupan normal sampai tiga tahun berikutnya. Sampai ketika dia berumur 9 tahun, tiba-tiba tinggi badan, suara, dan wajahnya tidak lagi berubah sampai sekarang.

Beruntung semasa kecilnya Zhu termasuk tinggi, sehingga dengan tinggi yang tidak bertambah lagi, tubuhnya saat ini tidak kelihatan pendek-pendek amat.

Zhu berkata, dari penjelasan dokter, dia menderita luka di kelenjar pituitary, yaitu bagian otak yang melepaskan hormon yang mengontrol pertumbuhan dalam tubuh.

Zhu sudah berusaha berobat ke rumah sakit yang lebih besar selama lima tahun, tetapi tidak ada perubahan sama sekali sehingga dia berhenti berobat.

Alhasil, meski umurnya sudah 34 tahun, Zhu belum pernah mengalami masa puber. Tidak ada kumis, jenggot, apalagi bulu di anunya. Dia juga tidak pernah mimpi basah.

Hal itu membuat Zhu sangat frustrasi, karena meski burungnya imut-imut seperti punya bocah, tetap saja dia ingin berumah tangga.

“Saya ingin punya istri karena orangtua saya semakin tua. Bagaimana nanti kalau mereka sudah tidak ada, siapa yang akan menemani saya? Sayangnya tidak ada wanita yang mau kepada saya,” kata Zhu.