Porsche Sudah Tidak Lagi Menggunakan Mesin Diesel

135
A Porsche Cayenne Diesel is pictured during the second media day of the 79th Geneva Car Show at the Palexpo in Geneva in this March 4, 2009 file photo. REUTERS/Denis Balibouse/Files

Sejak Februari tahun ini, Porsche menghentikan penjualan diesel karena penyelidikan pihak hukum Jerman soal peranti lunak pada mesin yang mencurangi informasi akibat ulah Volkswagen AG selaku induk perusahaan Porsche. Pasalnya, Porsche mengadopsi mesin diesel dari sesama grup VW, Audi yang juga punya potensi ilegal.

Porsche mengklaim, di masa depan, produk mereka terbebas dari mesin diesel. Alasannya sudah jelas, permintaan mobil listrik yang kian meningkat sejalan dengan arah elektrifikasi kendaraan global. Dilaporkan, permintaan mobil listrik dan hybrid rilisan manufaktur, mengalami kenaikan. Dan Porsche AG berinvestasi enam miliar Euro untuk elektrifikasi pada 2022.

Toh, Porsche masih menilai diesel sebagai mesin yang penting bagi manufaktur dan konsumen. “Kami tidak menjelekkan diesel. Itu selalu menjadi bagian teknologi yang penting. Bagaimanapun kami sebagai manufaktur mobil sport yang juga dimainkan perannya oleh diesel sebagai mesin sekunder, sampai pada keputusan masa depan kami bebas diesel. Sudah sewajarnya kami tetap menjaga pelanggan diesel kami dengan profesionalitas yang mereka harapkan,” ungkap Oliver Blume, CEO Porsche AG dalam siaran rilis resmi.

Dari laporan Porsche, 63 persen Panamera yang terjual di Eropa, model hybrid. Di sisi lain, permintaan Porsche berjantung mekanis diesel kian menurun, seperti yang diklaim global market share dari Porsche diesel hanya 12 persen pada 2017 lalu. Dari angka itu, wajar kalau mereka ingin meninggalkan diesel dan lebih mengutamakan pasar yang lebih ramai.

Sumber: oto.com