Pelatih Minta Anthony Ginting untuk Minimalisasi Kesalahan

121

Pelatih bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Hendry Saputra, berharap Anthony Sinisuka Ginting bisa menampilkan performa yang lebih stabil saat bertanding.

Menurut Hendry, inkonsistensi permainan itulah yang membuat pemain peringkat ke-8 dunia itu belum merengkuh gelar juara sepanjang tahun 2019. Anthony, kata Hendry, memiliki standar dan kualitas teknik yang sangat baik. Hal itu sudah dibuktikan sang pemain saat menjuarai turnamen level super 100, China Open 2018.

Akan tetapi, untuk tahun ini, Anthony dinilai kerap melakukan kesalahan pada momen yang tidak tepat. “Dia melakukan kesalahan pada angka-angka penting. Saya bilang ke dia untuk lebih sabar, lebih ulet, dan lebih safe,” kata Hendry yang dikutip dari Badminton Indonesia, Senin (17/6/2019). “Aspek itu diperlukan.

Jadi kalau mengalami (kesalahan) lagi, bisa digunakan senjatanya. Kalau sedang poin kritis, smes tipis-tipis, di-challenge hasilna nol koma sekian mm ternyata out. Itu sering terjadi,” ucap Hendry.

Anthony diharapkan bisa memperbaiki kekurangannya tersebut karena merupakan persiapan awal untuk meningkatkan performanya. Hendry juga telah menyiapkan latihan dan program khusus untuk melatih fokus dan konsentrasi Anthony agar sang pemain bisa mengurangi kesalahan.

“Ada latihannya kalau mau fokus dan ada faktor kecerdasan juga, ini sangat berpengaruh, saya enggak bilang nggak pintar, tetapi kecerdasannya harus ditambah,” tutur Hendry.

“Tidak boleh melakukan kesalahan, implementasinya harus dari latihan, feeling-nya dan cara-cara latihannya yang saya tidak bisa jabarkan di sini, latihan lebih safe.” Hendry mengaku sampai meminta Anthony untuk mengurangi kesalahan secara bertahap.

“Tidak boleh melakukan kesalahan, implementasinya harus dari latihan, feeling-nya dan cara-cara latihannya yang saya tidak bisa jabarkan di sini, latihan lebih safe.” Hendry mengaku sampai meminta Anthony untuk mengurangi kesalahan secara bertahap.

Misalnya, dari 11-13 kali kesalahan, diminimalisir menjadi di bawah 10 kali. “Coba dicek sama-sama, kalau Anthony menang atas salah seorang pemain, pasti kesalahannya di bawah delapan kali. Tetapi kalau kalah, bisa 11 ke atas jumlah kesalahannya,” ujar Hendry.

Anthony sendiri menjadi salah satu pemain yang diandalkan PP PBSI untuk turnamen Blibli Indonesia Open 2019 pada 16-21 Juli 2019. Pemain tunggal putra Indonesia yakni Jonatan Christie yang baru saja menjadi juara pada turnamen Australian Open 2019.