Paedofil Buas Ditikam Hingga Tewas!

113

Seseorang narapidana tewas didalam selnya penjara di Inggris dua hari lalu. Karena tersangkut kasus pedofil terhadap 200 anak Malaysa.

Huckle ditikam pada hari Minggu (13/10) di selnya di Penjara Full Sutton, Yorkshire, dengan pisau. Polisi langsung datang ke TKP untuk melaksanakan penyelidikan yang dianggap mencurigakan.

Huckle pernah bekerja sebagai fotografer lepas, namun ditahun 2014 ia ditangkap oleh Petugas Agensi Kriminal Nasional di Bandara Gatwick saat ia pulang kerumahnya dari Malaysia, tempat dilakukannya aksi kejahatan.

Hukuman mati pun dilontarkan oleh Pengadilan Inggris sebanyak 22 kali.

Dalam web gelap diterbitkan sebuah vlog, seperti yang diketahui pria 33 tahun ini mengaku melecehkan anak-anak sebanyak 191 anak, bahkan Huckle diberikan gelar “Pedopoints”.

Huckle menyamar sebagai guru di sekolah Kristen selama Sembilan tahun. Dengan modus merawat kemudia melecehkan anak tersebut di komunitas Malaysa, korban pun berusia 6 bulan hingga 12 tahun.

Dalam sebuah postingan media sosial, Huckle mengatakan, “Anak-anak miskin jauh lebih mudah dirayu ketimbang anak-anak kelas menengah di negara Barat,” dilansir dari laman BBC.

Huckle juga sempat memposting tentang kejahatanya, “Saya akan dapat Jackpot, gadis tiga tahun yang setia seperti peliharaan saya”.

“Sangat jarang saya menangani kasus skala kejahatan seperti ini,” ungkap Hakim Peter Rook.