Microsoft Office Online Ganti Nama

117

Microsoft mengganti nama aplikasi web Office Online menjadi Office. Pembuat perangkat lunak itu menggunakan terminologi baru “segera” setelah menyelesaikan semua perubahan pada konten pemasaran dan teknisnya. “Karena penawaran kami telah berkembang untuk memberikan akses ke aplikasi di lebih dari satu platform, tidak lagi masuk akal untuk menggunakan sub-merek khusus platform,” jelas Bill Doll, Senior Product Marketing Officer di Microsoft.

Microsoft juga menghentikan penggunaan “Word Online” atau “Excel Online,” sehingga semua aplikasi web hanya Word, Excel, PowerPoint, dll. Microsoft mengatakan itu mungkin merujuk ini sebagai “Office for the web” di masa depan, tetapi ini hanya untuk membedakan antara Office di Windows, Mac, iOS, atau Android dan web.

Branding baru ini mungkin tampak sedikit membingungkan, tetapi masuk akal untuk ambisi Microsoft yang lebih luas dengan Offic, khususnya di web. Microsoft menunda aplikasi Office-nya untuk Windows 10 tahun lalu, dan memutuskan untuk memprioritaskan pengembangan web. Microsoft juga mengembangkan Fluid Framework baru yang akan meningkatkan Office di browser, dengan format dokumen baru yang fleksibel, terjemahan teks, dan bisa kolaborasi dengan orang lain.

Framework Fluid ini terasa seperti masa depan Office dan Windows, dan Microsoft sekarang tampaknya meletakkan dasar bagi versi web Office ini untuk menjadi jauh lebih kuat di tahun-tahun mendatang.

Perubahan nama Microsoft Office tidak mempengaruhi produk seperti Exchange Online, SharePoint Online, Project Online, dan Office Online Server. Ini akan mempertahankan moniker Online, dan ini hanya berlaku untuk aplikasi Office.