Rahasia Pedang Pasukan Terakota Tetap Bersinar, Meski Terkubur 2.000 Tahun

152

Misteri makan Qin Shi Huang bersama pasukan terakotanya di Xi`an, China. Dilengkapi senjata khususnya pedang dan tombak kapak yang masih berkilau.

Meskipun sudah dua puluh abad, namun tetap masih terlihat mengkilap. Menurut peneliti senjata-senjata yang tidak berkarat itu bukan karena dilapisi kromium sehingga tidak berkarat.

Dikutip Phys.Org, penulis utama studi Martinón-Torres berkata, jelas sekali bahwa pernis pelindung secara tidak disengaja telah menjadi lapisan krom pada pedang perunggu. Jadi bukan karena teknologi anti karat kuno, namun untuk senjata terbuat dari perunggu.

Lapisan kromium yang terdeteksi pada senjata kemungkinan adalah kontaminasi bersinggungan dengan elemen organis yang kini telah lauk, seperti gagang pedang yang terbuat dari kayu dan bambu dan dilapis pernis.

Para peneliti mengungkapkan hal ini setelah menganalisis ratusan artefak, sebagian besar senjata tidak memiliki jejak kromium dan kondisinya baik

Bahkan untuk mengetahui misteri ini, peneliti mensimulasikan perunggu replika dikubur didalam tanah Xi`an.

Setelah dikubur di dalam tanah, replika itu kemudian di cek dan hasilnya dalam kondisi baik walapun diterpa suhu extreme dan kelembapan.

Bahkan para peniliti menyimpulkan bahwa di tanah Xi`an terdapat tingkat basa moderat, ukuran partikel yang kecil dan kandungan organik yang rendah.