Lakukan Ini, Agar Di Masa Tuamu Tidak Melarat

108

Semua orang pasti ingin hidup bahagia di hari tua tanpa tergantung anak atau cucu, pastikan hidup nyaman di hari tua tanpa harus bekerja keras untuk mencari nafkah lagi.

Semua orang pasti akan berkeinginan seperti itu, menikmati masa pensiun dengan santai. Namun, faktanya banyak di usia senja yang masih bekerja keras pontang panting mencari nafkah bahkan tak jarang sudah renta pun tetap harus bekerja.

Mungkin masalah takdir dan rezeki manusia sudah diatur, tapi sebenarnya kehidupan di hari tua seharusnya bisa diatur atau dipersiapkan sejak masih muda, seperti menyiapkan dana pensiun.

Namun, sebagian orang Indonesia memang tak peduli akan adanya dana pensiun di hari tua. Bahkan rata-rata baru bisa menabung ketika berada di usia 41 tahun.

“Sebenarnya dana pensiun harusnya sudah disiapkan sejak kita mulai bekerja,” ungkap Tejasari, Perencana Keuangan dari Tata Dana Consulting.

Dia pun menjelaskan jika ingin membuka tabungan pensiun, maka hal pertama yang harus ditentukan adalah goals atau target yang ingin dicapai saat usia pensiun nanti. Setelah itu ditentukan pula pada usia berapa ingin pensiun.

Harusnya kita selalu termotivasi akan adanya masa tua, untuk menargetkan dalam penyimpanan uang. Jika tidak ada motivasi atau target menabung, makan hidup menjadi tidak karuan, bahkan tidak akan tercapai target.

“Pikirkan terlebih dahulu target yang kita inginkan, misalkan di masa tua kita akan membuat usaha, harus ditentukan semua biayanya yang dikeluarkan,” katanya.

Contoh misalkan ingin mempunyai uang sekitar Rp 1,2 miliar saat usia pensiun, maka yang harus disetor tiap bulan harus lebih besar misalnya Rp 1,5 juta dengan dimulai dari usia 28 tahun.

Target perlu disesuaikan dengan besaran pendapatan, disisi lain, setidaknya sisa dari bulanan setelah dikurang untuk biaya hidup. Paling penting sejak awal bekerja, kita harus bisa-bisa menyisikan untuk menabung untuk keperluan di masa tua.

“Harusnya pada usia 25 tahun bisa memikirkan menabung, karena belum terlalu banyak tanggungan masih dikisaran Rp 300.000 – Rp 500.000 per bulan. Lain hal, sudah umur 40-45 tahun karena pasti lebih besar bulanannya yang harus ditabung, karena sudah termakan umur,” kata Teja.

Menurut Teja, target sebenarnya bisa disesuaikan dengan keinginan, misalkan tua nanti akan tinggal di desa, seperti bercocok tanam, mungkin bisa lebih kecil tabungannya dan hasilnya juga lebih kecil.

Menabung dengan displin adalah menabung di lembaga keuangan terpercaya, Tejasari manfaatnya akan terasa akan lebih baik untuk kedepannya.

Harusnya sebelum memutuskan menabung dana pensiun atau Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), calon nasabah wajib mengetahui produk-produk yang akan digunakan. Selain itu, harus rajin mengambil informasi terkait risiko yang didapat selama periode menabung.