Kisah Hidup Mike Tyson Sampai Memeluk Islam

191

Kabar berita petinju legendaris Mike Tyson masih memicu para publik. Kabarnya petinju legendaries tersebut sudah tobat bahkan memeluk agama islam.

Tyson selama berkarier dirinya tetap menjadi pribadi yang rendah hati. Meski berstatus sebagai petinju terkenal, serta banyak mewarisi beladiri di dunia tinju.

Awal melesat karier Tyson, saat dirinya mengalahkan Trevor Berbick dan merebut gelar kelas berat WBC.

Sehingga namanya diperhitungkan, karena telah mengalahkan Berbick saat berusia 20 tahun. Catatan itulah yang membuat rekor dunia, dengan menyandang juara termuda kelas berat.

Selama empat tahun, Tyson belum ada yang mampu menggesernya sehingga mampu berkuasa di kelas berat.

Hal tersebut itulah yang mengubah hidup petinju legendaris, yang terbukti divonis bersalah. Akhirnya dalam kasus tersebut, pria berumur 53 tahun dipenjara di Indianapolis.

Selama mengurung diri di penjara, hidup Tyson mengalami perubahan. Setelah bertemu seorang pendakwah Plainfield Correctional Facility, Mohammad Siddeeq.

Namun, rasa frustasi Tyson dimulai pada 11 Februari 1990, pada usia 23 tahun, sejak ia dikalahkan oleh Buster Douglas, itulah kekalahan perdananya. Hingga akhirnya, berbagai kontroversi menimpahnya, ia terjerat kasus pemerkosaan terhadap aktris Desiree Washington.

Setelah perkenal itu, Tyson mulai mendapat pencerahan dalam mendalami Islam. Bahkan petinju legendaris tertarik dengan Islam, setelah diketahui dirinya memang menganggumi Muhammad Ali dan berteman dekat pebasket Hakeem Olajuwon.

Sehingga mengubah Tyson untuk mengganti nama Malik Abdul Aziz, setelah memeluk Islam adalah Malik Shabazz.

“Saya butuh Allah, bersyukur bisa menjadi seorang muslim. Allah ada di samping saya. Insya Allah, saya bisa menjadi orang yang lebih baik dengan rajin beribadah,” kata Tyson dilansir Fox 411.

Namun, setelah memeluk Islam yang menandakan Tyson berada di jalur lebih baik. Justru setelah dirinya pensiun, kembali berurusan dengan narkoba.

Padahal, sebelumnya dia sempat berkata, “Hidup saya sudah sia-sia, terbuang. Saya ini gagal. Saya cuma mau memperbaiki hidup, mungkin menjadi seorang pendakwah.”

Namun, pada 29 Desember 2006, Tyson kembali ditangkap di Arizona karena tuduhan pengguna obat terlarang saat mengemudi. Setelah kasus ini berlanjut, Tyson akhirnya mengakui telah menggunakan kokain dan menyadari perbuatan salahnya bahkan ia mencoba lepas dari ketergantungan obat tersebut.