Kenapa Lorenzo bisa Jatuh Di MotoGP Catalunya Kemarin?

119

Pebalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo mengalami nasib sial. Ia terjatuh saat melakoni balapan MotoGP Catalunya. Lorenzo jatuh karena kehilangan traksi pada ban depannya, setelah ia melakukan hard braking.

Dikutip dari Motorsport, Lorenzo mengakui dirinya terlalu berambisi. Apalagi, Lorenzo mengatakan dia telah melakukan start yang baik.

”Saya merasa sangat baik di motor, lebih baik dari pemanasan, lebih baik daripada akhir pekan sebelumnya dan saya banyak memperbaiki pengereman. Mungkin saya mencoba menyalip Maverick pada saat yang salah di tempat yang salah. Saya tahu ini adalah tikungan yang sulit, seperti tikungan pertama Austin yang sangat mirip, dan saya melihat banyak tabrakan seperti ini di semua kategori, terjadi pada saya pada 2016 dengan lannoe, ” jelas Lorenzo.

Parahnya, Ia menyeret tiga pembalap papan atas lainnya. Jatuhnya Lorenzo juga menyebabkan Valentino Rosi, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso harus ikutan out dari MotoGP Catalunya saat balapan baru berjalan dua putaran.

Meski Lorenzo sudah minta maaf, tidak semua pebalap tampak rela menerimanya. Maverick Vinales geram kepada Lorenzo dan menuntut hukuman. Tapi pada prosesnya juara dunia lima kali itu lolos dari sanksi.

“Lorenzo sangat agresif. Kurasa dia ingin melakukan penebusan setelah kesulitan-kesulitan yang dia alami,” nilai Petrucci usai balapan di lansir GPOne “Sebelum tikungan itu, aku memisahkan diri dengan cepat.”

“Tapi Valentino melewatiku dan Jorge juga sangat kencang. Aku bilang pada diriku sendiri, kalau mereka bisa menikung, aku akan kembali ke pit dan retire,”sambung Petrucci berseloroh.

Mengutip dari situs motogp.com kecelakaan yang dialami Lorenzo disebut dengan low side. Kecelakaan low side biasanya tidak terlalu berdampak fatal atau menciptakan cedera serius bagi pebalap. Sebab motor jatuh di sisi bagian dalam atau sisi terrendahnya. Sehingga potensi pebalap terpental dari kendaraanya cukup minim.