Kenapa Generasi Milenial Lebih Memilih Utang?

117

Milenial seakan-akan tak terpisahkan dengan gaya modern, kebiasaan hangout hingga traveling yang sering diupdate di media sosial. Ternyata dari kebiasaan itu tersimpan pemahaman.

Generasi milenial, justru lebih banyak menggunakan uang untuk hal yang bermanfaat untuk kesenangan, namun tak memikirkan untuk kedepannya, akibatnya lebih cenderung utang dari pada investasi.

“Milenial di Indonesia setiap ada event dan aku tanya punya cicilan Rp 1 sampai Rp 2 juta perbulan? Banyak, Namun ada nggak yang bisa investasi Rp 1 juta sampai Rp 2 juta perbulan? Nggak ada,” kata Melvin, Founder PT Solusi Finasialku.

Melvin mengatakan, jika saat ini milenial di Indonesia merupakan kaum berpendapatan yang lumayan, yang artinya, mereka rata-rata memiliki penghasilan yang cukup untuk berinvestasi.

“Harusnya milenial bisa investasi, namun uangnya untuk cicilan yang bukan untuk investasi,” ujarnya.

Sebagai milenial, alangkah baiknya dari sekarang melakukan perencanaan keuangan sejak dini untuk masa depan yang lebih baik. Selain investasi lewat deposito, milenial juga bisa investasi properti yang juga menjadi petimbangan di masa depan.

Pasalnya cicilan KPR hingga sampai sekarang melesat cukup tinggi, yang menjadikan milenial kemungkinan tidak bisa mempunyai rumah sendiri. Sebabnya investasi itu sangat efektif untuk kedepannya, bahkan bisa menjadikan kaum milenial berfikir untuk langkah kedepannya.

Justru dengan banyaknya literasi dan edukasi keuangan, diharapkan milenial memiliki perencanaan keuangan serta memiliki pemikiran untuk berinvestasi yang cocok bagi mereka.

Berinvestasi dengan coba-coba, dengan menggunakan budget testing atau dana jika terjadi hal tidak diinginkan, tidak menggangu keuanganmu. Dengan investasi minimal seratus ribu pertama.

Mulai recana keuangan sekarang, jika tidak ingin repot, coba mulai dari budget testing. Mencoba dahulu, jika nanti mengetahui hasilnya, baru optimalkan dan perbesarkan,” tutupnya.