Jajanan Kekinian Generasi Milenial Pemicu Diabetes

135

Mengikuti tren zaman sekarang menjadi keharusan dilakukan setiap orang, khususnya kaum milenial. Banyak tren milenial, seperti cara berpakaian, gaya olahraga, sampai jenis makanan.

Namun, tidak semua tren atau disebut “kekinian” ini baik untuk kesahatan. Di antara, makanan yang kekinian dapat memicu penyakit yang tidak diketahui oleh kaum milenial seperti penyakit diabetes.

Diabetes sendiri penyaki kronis yang menyebabkan komplikasi masalah kesehatan serius dengan mengikisnya harapan hidup seseorang. Penyakit ini juga bisa menyerang siapa saja, tanpa mengenal umur.

Perlu diketahui, bahwa penyakit diabetes tidak bisa disembuhkan, namun, komplikasi kesehatan disebabkan diabetes masih bisa dicegah. Tentunya, dengan cara mengatur pola hidup, termasuk menjaga asupan yang kita konsumsi setiap harinya.

Dr.Sara Elise Wijono, mengatakan ada beberapa daftar makanan kekinian yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan karena bisa memicu diabetes:

1.Telur Gulung

Siapa yang tidak kenal dengan jajanan yang satu ini? Karena bentuknya yang kecil dan isinya yang tidak banyak, makan lima tusuk telur gulung saja bisa terasa kurang. 

Sayangnya, meski terasa nikmat dan bikin ketagihan, makanan yang satu ini juga bisa menyebabkan diabetes karena kandungan minyaknya yang terlalu banyak.

“Kandungan minyak pada telur gulung akan menyebabkan peningkatan lemak pada tubuh seseorang. Meski tidak berkaitan langsung antara lemak dan diabetes, tapi lemak bisa memicu seseorang jadi obesitas, yang nantinya bisa meningkatkan risiko diabetes,” tambahnya.

2.Minuman Boba

Sudah beberapa bulan terakhir ini, tren minuman boba meledak di kalangan masyarakat. Tidak hanya anak muda, anak kecil hingga orang tua pun ingin ikut merasakan sensasi ‘hits’ dari minuman boba ini. 

Namun sayangnya, kandungan gula yang terdapat dalam minuman boba bisa sangat mudah memicu diabetes pada seseorang. 

“Tidak hanya dari kandungan susu dan gula yang terdapat dalam cairan minuman, tapi bobanya sendiri saja sudah mengandung banyak gula dan tepung yang bisa meningkatkan risiko diabetes,” kata dr. Sara. 

“Kalau ingin minuman boba, sebaiknya hindari mengonsumsinya terlalu sering. Batasi asupan boba sebanyak sekali dalam dua minggu, bahkan lebih baik lagi jika Anda mengonsumsinya sekali dalam sebulan,” tambahnya.

3.Chicken Crispy

Selain mudah untuk dicemil, jajanan kekinian ini juga memiliki rasa yang lezat dan bikin ketagihan. Tapi sayangnya, jajanan yang satu ini menimbulkan penyakit kronis lainnya, seperti gangguan pencernaan dan radang tenggorokan apabila dikonsumsi secara berlebihan. 

Menurut dr. Sara, chicken crispy sama sekali tidak mengandung gizi karena sudah dicampur dengan banyak tepung dan bumbu yang bisa memicu diabetes. Tak hanya diabetes, bahkan juga penyakit lainnya. 

Selain menggunakan tepung dan bumbu penyedap rasa, jajanan kekinian yang satu ini juga digoreng dengan menggunakan minyak panas. Nantinya kandungan minyak tersebut bisa berubah menjadi lemak menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya seperti obesitas dan kolesterol. 

Setelah mengetahui beberapa jajanan kekinian di atas, ada baiknya jika Anda batasi mengonsumsinya. Bukan berarti Anda tidak boleh memakannya, tapi ingat bahwa diabetes pada generasi milenial bisa dipicu dari pola makan –termasuk kebiasaan ngemil jajanan kekinian.Jadi batasi dan imbangi dengan makanan yang bergizi seperti sayur dan buah.