Hidup 100 Tahun, Anugrah atau Kutukan?

106

Sekarang ada begitu banyak orang yang berumur lebih dari 100 tahun, sehingga beberapa tahun yang lalu pemerintah Inggris mempekerjakan staf tambahan untuk memastikan mereka semua mendapatkan kartu ulang tahun dari Ratu pada ulang tahun mereka yang ke-seratus.

Lebih dari separuh anak yang lahir di negara kaya saat ini akan hidup sampai 100 tahun.

Dalam buku The 100-Life Life, Andrew Scott dan Lynda Gratton berpendapat bahwa umur panjang mungkin bagus, tetapi akan memiliki dampak besar pada masyarakat; individu, bisnis, dan pemerintah yang tidak mempersiapkan diri.

Kebanyakan orang akan mampu bekerja dengan baik sampai usia 80-an. Sayangnya, banyak yang akan terpaksa melakukannya.

Tapi hal ini bukan hanya tentang pensiun. Perkembangan penting dari dunia pendidikan ke dunia pekerjaan hingga pensiun akan berakhir ketika orang-orang masuk dan keluar dari dunia kerja.

Akan Lebih banyak pekerja akan memiliki beberapa karier. Hubungan manusia juga akan berubah, karena beberapa orang yang hidup lebih dari seratus tahun ini mendapati diri mereka hidup dengan empat generasi keluarga.

Seratus tahun adalah waktu yang sangat lama dalam menurut manusia. Sebagai perspektif, ada penurunan dalam jumlah orang-orang ini di Inggris antara 2016 dan tahun ini karena lebih sedikit orang memiliki anak selama Perang Dunia Satu.

Orang-orang ini akan melihat dunia yang sangat berbeda ketika mereka merayakan ulang tahun mereka pada tahun 2019. Tetapi apakah mereka akan menganggap umur panjang mereka sebagai anugrah atau kutukan?