Festival Terbesar di Hong Kong Batal Karena Demo

116

Atas kericurahan yang terjadi di tengah rangkaian unjuk rasa, terpaksa Festival musik termegah di Hong Kong, Clockenflap 2019, terpaksa dibatalkan.

“Karena peningkatan krisis pekan ini yang menyebabkan ketidakpastian selama beberapa minggu ke depan, Clockenflap 2019 akan dibatalkan,” tulis pernyataan penyelenggara melalui akun Instagram resmi Clockenflap.

Clockenflap 2019 yang sedianya akan digelar pada 22-24 November serta menampilkan deretan musisi seperti Boombay Bicycle Club, These New Puritans, Mumford & Sons, IDLES, King Gizzard & The Lizard Wizard, dan Metronomy.

“Namun, sampai pekan ini kami masih tetap berkomitmen menyelenggarakan festival itu, tetapi, situasi membuat tak mungkin dilakukan,” ujar penyelenggara Clockenflap 2019.

Inilah pertama kalinya informasi sepanjang sejarah, tentang dibatalkannya festival Clockenflap 2019, yang digelar sejak 2008 lalu.

Clockenflap yang dilakukan setiap tahun, dihelat dipelabuhan Hong Kong yang ikonis, sekaligus menyedot kedatangan ribuan penggemar musik.

Karena kondisi yang tidak memungkinkan, Clockenflap menambah panjang daftar acara yang terpaksa dibatalkan. Akibat serangkaian demonstrasi selama beberapa bulan belakang yang terjadi.

Pada awalnya, pemerintah didesak untuk membatalkan pembahasan rancangan undang-undang ekstradisi oleh para demonstran.

Di dalam RUU tersebut, memungkinkan tersangka satu kasus di Hong Kong diadili di wilayah lain, termasuk China.

Namun, di tengah peningkatan ketegangan, pemerintah Hong Kong bersedia untuk memutuskan membatalkan RUU ekstradisi tersebut.

Sayangnya, para demonstran tindak tuntutan tidak berhenti untuk demo, karena beritanya sudah meluas hingga menggaungkan desakan melepaskan Hong Kong dari China.