Embung Nglanggeran Kering, Wisatawan Enggan Berkunjung

108

Embung Nglanggeran mengalami penyurutan air, bahkan hampir kering. Inilah alasan wisatawan enggan mengunjunginya, berletak di Gunung Kidul, DI Yogyakarta.

Sempat wisatawan berdatangan sekitar dua belas ribu, justru sekarang anjlok menjadi dua ribu dalam satu bulan terakhir.

Dilansir detikcom, tidak ada air di dalam Embung Nglanggeran. Bahkan, kondisi tersebut membuat suasana di Embung Nglanggeran sangat sepi pengunjung.

Pengelola Gunung Api Purba Nglanggeran, Aris Triyono mengakui keringnya embung Nglanggeran memang berdampak pada jumlah kunjungan wisata. Hal itu karena embung Nglanggeran menjadi salah satu tempat wisata favorit di Desa Wisata Nglanggeran.

“Kering kerontang embung (Nglanggeran) membuat kunjungan wisata (di embung Nglanggeran) menyusut,” katanya saat dihubungi wartawan.

Sebabnya, ia bersama pengelola lainnya menyiasati keringnya embung Nglanggeran dengan mengalihkan tujuan wisata lain untuk wisatawan. Mengingat masih ada pengunjung yang datang ke embung Nglanggeran.

“Jika pengunjung datang nanti kita sarankan untuk ke Gunung Api Purba Nglanggeran. Tapi kalau tidak ingin, ya kita persilakan dan diarahkan untuk menikmati sunset dari embung,” ucapnya.

Untuk pengunjung sendiri itu dikenakan biaya Rp 10 ribu per-orang, untuk masuk ke kebun buah Nglanggeran.