Denda 30 Miliar Berlaku Untuk Penjual Bensin Eceran

88

Baru-baru ini PT Pertamina kembali Mengultimatum melarang konsumen membeli bahan bakar minyak yang akan dijual kembali dalam bentuk eceran untuk mencari keuntungan.

Pelanggaran membeli bahan bakar minyak berjenis apa saja sudah kembali diatur oleh UU No. 22/2001 tentang Migas,” kata Sales Eksekutif Pertamina Retail IV, wilayah Kalimantan Barat, Benny Hutagaol di Pontianak, Sabtu (3/8/2019). Siapa saja yang menjual kembali BBM, akan dikenakan pasal 53 UU No. 22/2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara, dan denda maksimal Rp30 miliar.

pertamini eceran

Karena melanggar UU Migas, juga berbahaya untuk keselamatan penjual BBM sendiri. Khususnya di tengah kota, termasuk kios-kios juga dilarang menjual kembali BBM.

Menjual kembali BBM juga berdampak besar bagi ketertiban, karena masyarakat membutuhkan BBM jenis premium. Akan sulit jika penjual eceran mengkonsumsi apa lagi menimbun BBM. Karena banyaknya penjual eceran jadi BBM di SPBU cepat habis, itu juga bisa menjadikan dampak yang bersifat ketertiban umum.

Dilansir aturan yang berlaku, semua orang berhak membeli BBM. Tetapi tidak untuk diperjual kembali ( mencari keuntungan dari menjual BBM )