Daftar Barang Terroris Penusuk Wiranto!

83

Dikawasan Tambun Bekasi inilah Detasemen Khusus (Densus) 88, melakukan aksi penggeledahan seseorang terduga terroris. Rumah tersebut adalah tempat tinggal Noval Agus Safroni yang tertangkap tanpa perlawan di Lampung, pagi ini.

Dikutip merdeka.com, “Benar memang ada penggeledahan dirumah Noval. Bahkan polisi menemukan barang bukti yaitu buku panduan jihad, satu kardus berkas data Khalifah Muslimin,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

“Ada buku Khilafatul Muslimin, 1 buku dilema PKS, 1 buku Al-khilafah, 8 Dabiq Buku ISIS, 2 buah gunting, 2 kabel jek sound, 1 plastik paku payung serta paku baja, 1 lakbak plastik warna bening, 1 KK atas nama Noval,” kata Argo saat dikonfirmasi.

Fakta lainnya dari penggeledahan Noval adalah ustad dari Khilafatul Muslimin.

“Noval juga berbaiat kepada Al Baghdadi dan pernah membahas tentang khilafah bersama kelompok Abu Zee,”ujarnya.

Seperti yang diketahui, Menkopolhukam Wiranto pada Kamis 10 Oktober 2019 diserang menggunakan senjata taman oleh orang tak dikenal di Pandeglang, Banten. Akibatnya wiranto mengalami dua luka tusukan.

Wiranto menjadi korban dua teroris yang berafiliasi dengan ISIS, yang dilakukan oleh Syahrial Alamsyah (SA) alias Abu Rara dan Fitri Andriana (FA).

Polisi menyebut, terduga teroris yang menyerang Menko Polhukam Wiranto, SA alias Abu Rara kesal Amir JAD Bekasi Abu Zee Ghurobah ditangkap. Abu Rara pun berkomitmen melakukan amaliyah.

Densus 88 Antiteror menangkap Abu Zee Ghurobah bersama delapan anggotanya pada 23 September 2019.

Hal itulah yang membuat SA menyerang Wiranto. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Abu Rara merasa takut dan tertekan setelah mendengar Abu Zee tertangkap.

“Kalau tertangkap, maka saya khawatir akan tertangkap,” kata Dedi di Mabes Polri menirukan Abu Rara.