Cara Penggunaan Pulse Oximeter

154

Pulse Oximeter memiliki bagian-bagian atau komponen berfungsi sebagai pendeteksi kadar oksigen dalam darah. Ada beberapa bagian komponen sebagai berikut:

1.Sumber Cahaya Merah atau pemancar inframerah
2.Sensor penangkap cahay ( Light Emitting Diode )
3.Kompenen mikroporsesor
4.Layar LCD display

Alat ini bekerja dengan memanfaatkan alami darah yang dapat menyerap cahaya atau denyut alami arteri. Hemolglobin banyak oksigen memiliki intensitas berbeda dengan hemolglobin sedikit oksigen.

Seharusnya menggunakan alat ini pada saat gangguan pernapasan saat tidur, saat proses operasi, pemeriksaan paru-paru, menentukan alat bantu nafas, dan pada saat gangguan jantung.

Menggunakan alat ini tergolong mudah, bahkan untuk orang awam bisa melakukannya. Namun, ada berbagai model alat Pulse Oximeter, baik portable seperti pasien monitor atau alat spirometer.

1.Bersihkan semua kotoran yang ada dijari tangan yang menempel.
2.Jari tangan harus dengan keadaan hangat
3.Jika semua sudah dilakukan, Pulse Oximeter sudah bisa dipasang dijari.
4.Hindari pergerakan yang membuat tidak stabilnya pengukuran

Memakai alat ini ada efek sampingnya , karena alat ini sangat minim. Mungkin bisa terjadi efek samping jika pemakaian alat ini terlalu lama, apalagi ditambah plester yang membuat kulit iritasi. Tetapi tidak perlu kuatir karena setelah dilepas iritasi akan hilang dengan sendirinya.

Untuk kadar oksigen yang normal biasanya Pulse Oximeter menunjukkan presentasi 95% hingga 100% dan apabila kadar oksigen dalam darah menunjukkan presentasi kurang dari 85% itu tandanya tidak normal.