Cara Mengukur Produktivitasmu

147

Pernahkah kamu menyadari saat pulang kerja, berfikir bahwa pekerjaan yang sudah dikerjakan sangat sedikit?

Mendengar itu semua, pasti kamu melirik kembali pekerjaan saya selama satu bulan, berapa tugas yang saya selesaikan. Menyadari itu semua, saya akan memberikan tindakan apa saja yang bisa meningkatkan produktivitas.

Menurut Peter Drucker, dirinya mengatakan,

Apa yang dipertimbangkan dengan baik, maka harus dikelola

Jadi, bagaimana caranya meningkatkan produktivitas bahkan kamu harus menemukan cara agar dapat mengukurnya.

Menurut saya, dengan metode sederhana  yang telah bekerja dengan baik. Bahkan metode sederhana yang menemani lebih dari sebulan atau setahun dalam bekerja. Justru menganggap bahwa metode ini sudah membantu saya untuk menjadi lebih produktif.

Untuk lebih jelasnya, metode seperti ini tidak pernah cocok di semua jenis pekerjaan. Metode ini khusus untuk pekerjaan kreatif, menyelesaikan sesuatu dengan memfokuskan pikiran.

Seperti contoh yang menggunakan metode ini adalah penulis, pengembang perangkat lunak, dan desainer grafis. Jadi, metode ini sama sekali tidak cocok untuk jenis pekerjaan seperti marketing atau organizing.

Dalam metode ini ada 4 langkah untuk meningkatkan produktivitas kamu yang merasa sudah bekerja lama, tetapi belum meningkat.

Tentukan apa saja pekerjaan yang di anggap kegiatan produktif

Bekerja dalam kegiatan yang menghasilkan output, seperti contohnya menulis postingan blog, meningkatkan desain website, dan mengembangkan aplikasi. Tetapi, saya tidak masuk dalam kegiatan seperti membaca dan email processing karena kegiatan yang termasuk tidak menghasilkan output.

Dalam hal tersebut, saya mempunyai tujuan yaitu bekerja dengan baik. Karena saya ingin memaksimalkan output saya. Dengan mengukur waktu yang sudah dihabiskan dengan melakukan hal-hal ini, saya yakin bahwa saya berada di jalur yang benar untuk meningkatkan output saya.

Pilih timer yang tepat dimanfaatkan

Setelah mengetahui kegiatan apa saja yang anda nilai sebagai kegiatan produktif, kamu juga harus memilih waktu yang digunakan. Saya menggunakan Chronos, karena aplikasi menujukkan waktu di bagian atas layar PC saya. Aplikasi ini juga bisa mengelompokkan hari saya selama beberapa bulan, sehingga bisa melihat total waktu produktif saya.

Displin menggunakan timer

Selain hal memilih timer, ada bagian yang lebih sulit seperti displin dalam menggunakannya. Memulai timer ketika kamu melakukan kegiatan produktif dan hentikan timer setiap mendapatkan gangguan. Jujur pada diri sendiri, untuk menghentikan timer ketika melakukan sesuatu yang tidak dianggap sebagai kegiatan produktif.

Periksa kembali hasil pekerjaan

Meninjau hasil sendiri, lihatlah waktu produktif yang dilakukan rata-rata per hari, bulan ini. Lalu bandingkan dengan bulan sebelumnya, hal tersebut akan membantu melihat tingkat produktivitas kamu saat ini. Jika tidak puas dengan hasilnya, rubahlah pola pikirmu demi mengurangi waktu yang terbuang sia-sia.

Mungkin dari ulasan yang sudah dibaca, bisa menjadi contoh kamu yang ingin meningkatkan produktivitas. Semoga metode ini, bisa digunakan kamu untuk bekerja lebih baik.