Bintang AADC Deenis Adhiswara Cuma Punya Tabungan Rp 150 Ribu

128

Bintang film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) Dennis Adhiswara ternyata cuma punya tabungan Rp 150 ribu di rekening. Hah, kok bisa? Ya, kejadian itu pernah dialaminya sekitar 10 tahun lalu.

Pria yang dikenal lewat perannya sebagai Mamet di AADC 1 dan 2 ini mengaku pernah gagal dalam mengelola keuangan sehingga menyebabkan dirinya hampir bangkrut.

Dennis Adhiswara bintang film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) pernah mengalami kesulitan keuangan dengan tabungan Rp 150 ribu di rekening sekitar 10 tahun lalu.

Peran di film AADC sebagai mamet. Mengaku pernah gagal mengelolah keuangan sehingga menyebabkannya hampir bangkrut.

Mengutip dari laman moneysmart, “Gue pernah ya, tabungan gue di rekening itu cuma sisa Rp 150 ribu. 10 tahun yang lalu lah,” ujar Dennis saat ditemui MoneySmart.id di acara #TAYTB Fest Bank OCBC NISP.

Dennis Adhiswara mengaku dulu terbiasa untuk ‘menyisakan’ uang dan bukan ‘menyisihkan’ uang. Sehingga ia terbiasa dengan dengan keadaan menyisahkan uang seadaanya.

Keterpurukan finansial itu membuat Dennis akhirnya berfikir untuk mengelolah uang. Akhirnya temannya mengajarkan bintang film AADC menyisihkan uang untuk investasi.

Kemudian Dennis mengaku sudah lama menggeluti dunia investasi yang mengembangkan uang dari penghasilannya. Berbicara tentang investasi, Dennis memiliki beberapa tips yang bisa diikuti.

“Investasi ya, pertama lo harus cek aja logo OJK ada atau engga. Itu harus. Kedua, lihat produk itu janjiin cepet kaya atau engga, kalau ia berarti lo harus hati-hati,” ujar Dennis Adhiswara.

Ia mengatakan bahwa produk investasi yang menjanjikan cepat kaya itu tidak benar, sebab tidak ada yang namanya kaya mendadak.

Ketiga itu cari rekan atau institusi yang memang udah berpengalaman lama. Keempat pilih yang ada aplikasinya. Soalnya investasi yang ada aplikasinya itu menyediakan analytic, jadi dirinya mengaku bisa tahu pergerakan investasi dari waktu ke waktu.” tambahnya.

Keempat, bisa mencari produk untuk diinvestasikan mulai dari 50 ribu, untuk pemula supaya bisa tahu dan pernah menyoba. Karena ia pernah tak tersisa uang karena belajar invenstasi.

Kelima, carilah produk investasi yang mengalahkan laju inflasi Indonesia. Inflasinya diatas 6 persen, jadi kita harus cari produk yang lebih dari hasil 6 persen.