Berhenti Meminjamkan Uang Atau Kamu Sengsara!

119

Setiap orang pasti membutuhkan uang untuk melakukan transaksi kebutuhan pribadinya. Namun, sebagian manusia pasti mengalami kesulitan hidup masing-masing.

Banyak orang memenuhi kebutuhan tetapi belum mampu membelinya, alhasil utang untuk memenuhinya. Tapi untuk ukuran seperti ini tidak bisa dianggap gampang. Pasalnya kebanyakan dari orang meminjam uang, namun susah untuk mengembalikannya.

Tidak ada niat mengembalikan

Jika ada orang yang belum bayar utang, apa yang dilakukan? Banyak sebagian orang yang tidak enak hati, jatuhnya gerutu sendiri. Mereka gerutu karena orang yang dipinjamkan terlalu santai untuk membayar utangnya bahkan bisa jadi memang tidak ada niat membayarnya.

Mungkin dari itulah bisa dibilang “Galakan yang utang” karena untuk ukuran orang ceplas ceplos, pasti ia akan menagih tanpa rasa enak hati. Tatkala justru orang utang lebih galak dari pada orang yang memberi utang.

Tahu kah kamu jika utang wajib di tagih

Menagih utang adalah kewajiban orang yang memberikan, sebab bisa jadi orang yang utang bisa lupa. Pasti tentunya sebelum meminjam ada perjanjian dari kedua pihak, jika tempo perjanjian jatuh, kamu wajib untuk menagihnya.

Tanpa disadari orang justru dengan menagih utang, kita membantu orang tersebut dalam menuntaskan kewajibannya. Sebabnya orang berutang itu memiliki tanggung jawab yang berat.

Dan harus di ingat, dalam melakukan penagihan utang juga harus ada iktikad baik. Dianjurkan menagih jangan menampakan muka kesal, bahkan boleh diwakili tetapi dengan sikap lembut dan sopan.

Jadi untuk kalian yang ingin menghindari dari kesengsaraan mengutangi orang, alangkah baiknya kamu jawab jujur jika orang lain membutuhkan bantuan berupa uang.