Mungkin dari kita sering mendengar berita yang kurang mengenakkan telinga akhir-akhir ini di ruang maya. Berita mengenai anak bayi baru lahir yang dilukai oleh ibunya sendiri, atau bahkan yang paling ekstrim berupaya untuk menghabisi nyawa anak bayinya sendiri.

Hal-hal tersebut sebenarnya secara kejiwaan sudah dipelajari oleh para ahli, dan diberi istilah dengan ‘Baby Blues’. Namun bagi kita kalangan awam, beberapa akan bertanya, “Ah Masa Iya ada seorang Ibu tega melakukan hal tersebut ?”, bahkan ada yang menuduh Ibu tersebut mengalami gangguan jiwa, atau gangguan roh halus, dan tidak sedikit yang menuduh kemungkinan anak tersebut dikandung dari cara yang kurang wajar.

Baby Blues Syndrome sendiri diartikan sebagai suatu sindrom atau gejala kelainan yang muncul pada 50-80 persen ibu setelah selesai melahirkan, dapat berupa stress, rasa sedih mendalam, dan gejala lainnya.

Gejala yang sering terjadi yang kadang menjadi penanda bahwa seorang Ibu sedang mengalami sindroma Baby Blues adalah :
Mudah menangis, mudah tersinggung, mudah kesal, sulit beristirahat, tidak percaya diri, dan dampaknya adalah sang Ibu akan menjadi tidak ingin memperhatikan si kecil.

Baby Blues Syndrome
Baby Blues Syndrome

Apa yang menjadi faktor pemicunya ? Keseimbangan hormon salah satunya. Selama hamil hormon (estrogen dan progresteron) akan mengalami peningkatan. Hormon-hormon ini akan menurun tajam dalam tempo 72 jam setelah melahirkan. Drastisnya pengurangan kadar 2 hormon tersebut menyebabkan kelelahan oleh karena adaptasi. Namun faktor eksternal juga mempengaruhi, seperti, air asi tidak keluar, rasa sakit pasca melahirkan, serta debat yang acap terjadi mengenai menyusui, susu formula, cara merawat bayi.

Hal terburuk jika sindroma ini tidak segera diatasi adalah menyebabkan sindroma berkepanjangan menjadi yang disebut dengan sindroma depresi pasca melahirkan.

Perhatian Ayah si kecil untuk mendukung Ibu baik dari sisi kejiwaan, fisik, menghibur, menemani secara lebih intensif, merupakan hal yang paling utama yang menjadi penopang utama bagi Ibu dapat melalui sindroma ini. Selain itu, dukungan dari saudara kandung juga akan sangat membantu Ibu melalui masa-masa ini.

Mari para Ayah dan saudara-saudara dari Ibu yang baru saja melahirkan, kita dukung agar Bunda lebih kuat dan ceria dalam mempersiapkan para penerus-penerus kita.

Ibu Menusuk Bayinya 90 Kali Karena Menggigit Puting