Benarkah, Rokok Per Bungkus Rp 50 Ribu

110

Sebagian besar masyarakat yang kecanduan rokok, kebanyakan darinya bahwa merokok bertujuan menghilangkan stres. Namun banyak yang beranggapan kalau itu hanya ‘halu’ saja, justru rokok itu merusak dirimu sendiri.

Pesan berantai pun beredaran, akan ada kenaikan harga rokok yang cukup membuat perokok berfikir untuk membelinya. Beberapa merek rokok membantah pesan berantai tersebut, pasalnya tertulis dipesan itu bahwa rokok naik harga kisaran Rp 30.000, sampai Rp 50.000 perbungkus.

Beberapa pelaku usaha mengelak adanya informasi tersebut, katakanlah PT HM Sampoerna.

Dilansir kompas.com, Sebelumnya, bantahan juga disampaikan PT Djarum, menanggapi sejumlah produknya disebut dalam pesan yang sama.

Berikut bunyi pesan berantai tersebut.
Sekilas info
Perkiraan rokok naik di tahun 2020 :

isi pesan berantai

Direksi PT HM Sampoerna Tbk Troy Modlin menegaskan, informasi harga rokok yang beredar tersebut tidak benar. “Daftar harga rokok yang beredar melalui pesan singkat terkait produk-produk kami adalah informasi tidak benar yang disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Troy.