Benarkah Rokok Elektrik 10x lebih risiko kanker ?

128

Sebuah situs MeltMyHearth.com pada rahun 2014 mempublish sebuah postingan yang mengklaim membawa data riset dari penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian Resmi Pemerintahan Jepang. Klaim itu adalah bahwa Rokok Elektrik berisiko 10x lebih tinggi menumbuhkan kanker dibanding rokok biasa.

Apakah hal tersebut benar adanya ?

Dalam situs snopes.com, dikatakan bahwa hal tersebut kebanyakan adalah tidak benar. Berita tersebut sebenarnya adalah hasil penyimpulan yang tidak menyeluruh dan tergesa-gesa baik dari sisi web yang memberitakan dan juga dari penelitian yang dilakukan.

Faktanya memang benar ada ditemukan dua senyawa penyebab kanker dalam rokok elektrik, formaldehida dan acetaldehida, namun setelah diteliti bahkan menurut penelitian yang sama yang dikutip diatas, kadarnya adalah lebih rendah, bahkan puluhan hingga ratusan kali lebih rendah dari rokok biasa.

Lantas bagaimana bisa terjadi kesimpulan bahwa rokok elektrik lebih berisiko 10x menyebabkan kanker ? Dalam hasil penelitian tersebut memang ditemukan ada 1 rokok elektrik dengan merek tertentu di Jepang yang kadar karsinogennya mencapai 10x. Dalam hal ini tidak disebutkan terjadi pada semua rokok elektrik tapi hanya kepada satu merek di Jepang.

In February 2017, the UK’s National Health Service cited a study suggesting the use of electronic cigarettes is “far safer” than smoking.

Oleh karena simpangsiur berita ini, Pemerintah Inggris mensitir sebuah studi yang mengisyaratkan bahwa Rokok Elektrik jauh lebih aman daripada Rokok Asap biasa.

Jadi, kesimpulannya ? Rokok Elektrik jauh lebih aman, namun tetap ada bahaya dan risiko dalam Rokok Elektrik meski tidak semuanya demikian karena ada penemuan satu merek yang tidak diungkap di penelitian oleh Jepang.