Benarkah Hiasan Baru di Bundaran HI berbahan Batu Karang ?

101

Ibukota memang selalu menjadi tempat yang paling atraktif dan paling ‘panas’ untuk dibicarakan. Hampir setiap apapun yang terjadi di Ibukota Indonesia akan menjadi sorotan seluruh warga negara meskipun berlokasi jauh dari Ibukota. Belum selesai masalah Bambu Getah-getih yang baru saja dibongkar, Pemprov DKI kali ini memasang sebuah Gabion semacam Vas Bunga Raksasa sebagai pengganti Getah Getih yang harus dibongkar karena dimakan usia.

Ada banyak hal yang disoroti oleh beberapa pihak diantaranya dari sisi estetika, tujuan, biaya, bahkan sampai ke bahan pembuatan dari Vas Bunga Raksasa ini. Gabion bernilai 150 juta ini dinilai oleh warga sebagai bentuk pemanfaatan yang tidak efisien dari APBD Jakarta, karena dengan nilai yang tergolong mahal, hasil yang didapat seolah tidak setimpal.

Bahan dasar pembuatan Gabion mulai dari batu pijakan untuk pengunjung, serta batu-batuan besar yang dimasukkan dalam 3 wadah besar seperti rangka kawat vas bunga raksasa, pun tak lewat dari kritikan aktivis lingkungan. Batu yang dijadikan bahan utama Vas Bunga Raksasa ini dikatakan adalah terumbu karang yang dilindungi. Apakah benar demikian ?

Tim berseru, mencoba melakukan peninjauan langsung ke TKP pada beberapa hari lalu dan mendapatkan beberapa foto ini. Apakah batu ini adalah batu karang ? Diberikan kesempatan untuk sobat berseru menyampaikan penilaiannya di kolom komentar yach… Ditunggu yah sobat berseru.

(kondisi bunga gabion yang mulai layu)
(bebatuan besar dalam gabion)
(bebatuan di sepanjang jalur menuju gabion)
(gabion dengan kerangka kawat dan batu serta bebungaan yang layu)