Authomatic Trash Bin Karya Mahasiswa dari Toba

126

Tempat sampah adalah tempat untuk menampung sampah sementara waktu sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, meski pemerintah sudah menyediakan fasilitas tempat sampah, nyatanya masih banyak masyarakat yang tidak perduli kebersihan lingkungan. Sampah yang berserakan menyebabkan bau tidak sedap, dan mengganggu lingkungan menjadi tidak nyaman.

Karena kerap menemukan tempat sampah yang bertumpuk, 4 mahasiswa Institut Teknologi Del (IT Del) berinovasi. Keempat mahasiswa itu adalah Anjelina Napitu, Cindy Sitorus, Pedro Ozora dan Ferry Siagian. Mereka membuat “Tempat Sampah Otomatis” berbasis Embedded System.

Authomatic Trash Bin memiliki kelebihan, yakni dapat mensorting 4 jenis sampah diantaranya plastik, metal, kaca dan kertas.

Pembuatan tempat sampah membutuhkan sensor jarak HC SR04 dan infrared yang digunakan untuk mendeteksi benda yang ada. Selain itu digunakan load cell untuk mengukur berat benda. Selanjutnya metal detector yang digunakan unutk mendeteksi benda metal.

Selanjutnya, akan mengirimkan ke motor servo untuk membuka dan menutup tempat sampah.

Sari Silalahi selaku dosen pembimbing mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan mahasiswa lebih kreatif. Automatic Trash Bin adalah alat tempat sampah yang berfungsi berbeda dengan lainnya karna menggunakan sistem IT.

“Tujuannya adala memilah jenis sampah, agar sampah dapat di daur ulang dan memiliki nilai tambah,” terangnya.

“Inovasi ini memang belum bisa dikatakan sempurna, namun inovasi ini memiliki cikal bakal untuk dikembangkan menjadi lebih besar” tambahnya lagi.