Apa Hipoglikemia? Bagaimana Cara Mencegahnya?

135

Pada umumnya penderita diabetes bisa hidup normal seperti biasanya, asalkan mengikuti aturan gaya hidup sehat secara aktif. Penyandang diabetes juga sebenarnya tidak boleh sampai melewatkan waktu makan.

Dalam sehari penderita diabetes harus melakukan rutinitas sarapan, makan siang dan malam. Bahkan penyandang diabetes diantara waktu makan harus disisipi makanan ringan seperti snack sehat, yang terpenting harus makan sebelum tidur, jika tidak akan mengalami risiko kematian.

Dr.dr.Fiastuti Witjaksono, MS, MSc, SpGK(K) menjelaskan bahwa penderita diabetes agar menjaga gula stabil harus mengkonsumsi makanan setiap 3 jam sekali.

Sarapan itu umumnya jam 6 atau 7 pagi, untuk makan siang itu jam 12 atau 1, dan makan malam sekitar jam 7. Jika untuk penderita diabetes makan terakhir jam 7 malam, baru makan kembali besok pagi, itu jarak sangat jauh sekitar 12, bahkan terlalu lama pada umumnya, sehingga akan menyebabkan hipoglikemia,” ungkapnya.

Seharunya yang baik itu penderita diabetes, dianjurkan makan menjelang tidur, sekitar pukul 9 atau 10 malam, agar tidak berisiko hipoglikemia. Namun, makanan yang dikonsumsi juga harus rendah gula, seperti sayur, buah yang tidak terlalu manis atau susu.

“Biasanya penderita diabetes sekitar pukul 2 malam biasanya sedang dalam masa kritis. Sering mengalami hipoglikemia, jantung berdebar, keringat dingin. Jika sudah seperti itu, kadang untuk aktivitas sudah tidak bisa, walapun sekedar melangkah,” katanya.

Umumnya pada orang penderita diabetes yang sudah mengalami hipoglikemia, maka risiko kematian sangat tinggi. Jika dibiarkan akan menyebabkan kematian dalam hitungan detik. Hal tersebut dibenarkan oleh Dr.dr.Fatimah Eliana, SpPD, KEMND, FINASIM.

“Mengetahui cirri-ciri terkena hipoglikemia, yaitu seperti contoh, keliengan, terasa mau pingsan, pusing, sempoyongan, dan keringat dingin, inilah beberapa yang bisa menyebabkan kematian mendadak,” ungkapnya.