Anak-Anak Habiskan Lebih Dari 30 Jam Seminggu Bermain HP

124

Tahukah kamu, bahwa 42% anak-anak di AS menggunakan ponsel lebih dari 30 jam seminggu, menurut survei yang diterbitkan oleh Sell Cell.

Sell Cell dikenal sebagai situs perbandingan harga telepon. Survei itu dilakukan selama satu dekade dalam bisnis perdagangan perangkat, seperti apa yang kebanyakan orang lakukan dengan ponsel yang tidak digunakan dan satunya tentang para milenials yang melakukan upgrade pada ponsel barunya.

Untuk penelitian ini, Sell Cell mensurvei 1.135 orang tua di AS dengan anak-anak yang berusia antara 4 dan 14 tahun. Ditemukan bahwa, anak-anak mulai menggunakan ponsel pada usia muda: sebanyak 47% anak-anak dibawah 6 tahun mulai menggunakan ponsel, dan 12% anak-anak berusia diantara satu dan dua tahun mulai menggunakan ponsel.

Orang tua juga punya andil dalam angka-angka ini. 40% orang tua yang disurvei mengaku membiarkan anak-anak mereka bermain ponsel sehingga mereka bisa lebih tenang.

1/4 orang tua mengatakan bahwa mereka menghabiskan 250 dollar membelikan ponsel untuk anak-anak mereka. Dan, hampir dari semua orang tua yang disurvei bahwa 88% orang tua tahu kata sandi anak-anak mereka.

Survei menemukan bahwa orang tua biasanya memberi ponsel untuk anak-anaknya karena satu dari tiga alasan adalah untuk tetap bisa berhubungan, untuk manfaat pendidikan, dan yang terakhir agar anak-anak dapat berkomunikasi dengan temannya. Sell Cell menemukan bahwa 50% anak-anak menggunakan ponsel mereka untuk bermain game, diikuti oleh 50% lagi secara teratur untuk menonton TV atau film di ponsel mereka.

Penelitian dari Common Sense Media sejalan dengan hasil survei Sell. Common Sell menemukan bahwa remaja rata-rata menghabiskan 6 1/2 jam sehari untuj melihat perangkat digital mereka. Itu belum termasuk waktu di sekolah ataupun aktifitas dirumah. Dan sebuah penelitian dari mei ini menemukan bahwa sepertiga dari remaja benar-benar tidur dengan perangkat digital mereka. Di lain sisi, perempuan lah yang lebih banyak menggunakan ponsel mereka dibandingkan laki-laki.