Afra Sembilan Tahun Disiksa Karena Lelet

116

Ferddy Burhan diringkus Aparat Polsek Cengkareng, karena sudah melakukan penganiayaan terhadap pembantu rumah tangga (PRT) yang bernama Afra Burga Ambul.

Penganiayaan disebabkan masalah sepele, pelaku mengatakan jika korban ini kurang cekatan dalam bekerja, namun atas kejadian itu korban mengaku jika ia sedang sakit.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cengkareng, AKP Antonius mengatakan, korban sudah bekerja selama sembilan tahun di kediaman Ferddy. Selama bekerja, Ferddy di duga menyiksanya dengan alasan tersebut.

“Korban selalu dianiaya pelaku, ketika melihat pekerjaan dirasa kurang bersih atau baik,” ungkap Antonius kepada wartawan.

Ferddy juga di duga tidak memberikan korban gajih selama korban bekerja, pengakuan tersebut dari hasil pemeriksaan lebih oleh Polsek Cengkareng.

“Selama sembilan tahun kerja, korban tidak digajih,” katanya.

Atas perbuatannya Ferddy dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman 5 tahun penjara.

Kasus kekerasaan itu terjadi di Jalan Utama Raya Nomor 33 RT04, RW03, Cengkareng, Jakarta Barat. Bermula Ferddy yang kembali dari luar kota dan korban sedang melakukan pekerjannya pada Senin (21/10/2019).

Pelaku kemudian menegor korban, karena kurang cekatan dalam bekerja, tetapi korban mempunya alasan yang kuat yaitu sedang sakit.

Namun, Ferddy tidak peduli dengan keadaan korban bahkan ia memukul korban dengan pipa paralon dan gagang sapu.