5 Gejala Diabetes yang Sering Diabaikan, Jangan Disepelekan!

115

Sama seperti penyakit jantung, diabetes seringkali disebut sebagai silent killer. Kenapa? Karena kadang gejalanya tak disadari, namun disaat tak terduga, bisa memberi efek yang sangat membahayakan.

Nah, seperti peribahasa lebih baik mencegah daripada mengobati, kenali 5 gejala diabetes berikut.

Gampang Haus dan Lapar

Lapar adalah sinyal normal bahwa tubuh kita membutuhkan tenaga, yang muncul secara periodik. Bagi penderita diabetes, mudah lapar disebabkan karena gula darah yang dikonsumsi terutama dari karbohidrat sebagian besar hanya menumpuk dan mengalir dalam pembuluh darah. Gula darah tidak dapat masuk ke sel tubuh sebagai sumber energi atau bahan bakar.

Hal ini disebabkan karena tidak bekerjanya insulin dengan baik, bisa karena jumlahnya yang kurang atau terjadinya resistensi insulin atau ke dua-duanya. Karena masalah dengan insulin, gula tetap melimpah dalam aliran darah. Karenanya sel tubuh kita tidak mendapatkan gula yang cukup. Akibatnya, timbul keluhan lapar dan haus.

Sering Buang Air Kecil

Hal ini sebabkan oleh gula berlebih dalam darah . Karena penyakit diabetes, kuantitas berlebihan gula terbentuk dalam aliran darah. Hal ini membuat ginjal bekerja sangat keras untuk menyerap gula tambahan, dan sering gagal dalam prosesnya. Akibatnya dorongan buang air kecil meningkat. Hal lain karena ginjal yang melemah. Ginjal harus bekerja keras untuk menyerap kelebihan gula darah, sehingga bisa melemah dan gagal menjalankan fungsinya.

Berat Badan Turun Drastis

Saat pankreas berhenti bekerja, tubuh akan mencari cara lain untuk memecah glukosa darah. Salah satunya dengan memecah lemak di dalam tubuh yang mengakibatkna turunnya berat badan secara drastis.

Kaki Mati Rasa

Semakin tinggi gula darah akan menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang berperan dalam mengalirkan rangsangan menuju telapak tangan dan kaki. Hal ini terjadi karena diabetes dapat mempengaruhi sirkulasi darah yang berperan dalam pengiriman rangsangan.

Mual dan muntah

Hal ini terjadi pada serabut saraf di lambung, yang menyebabkan gangguan pada gerak lambung dalam upaya mengosongkan isinya ke dalam usus halus. Akibatya, timbul sensasi perut terasa penuh, disertai mual hingga muntah. Penyebab lain karena gangguan keseimbangan kadar gula dalam darah, baik kadar gula yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi.