5 Buku Sejarah Yang Berharga Miliar Rupiah

94

Buku adalah saranan edukasi yang membuat masyarakat belajar ilmu lebih banyak. Apalagi jika buku yang diterjemah oleh penulis yang terkenal.

Nah, berapa harga buku termahal yang kamu beli? Rasanya tidak sampai jutaan ya. Namun, buku-buku ini harga mencapai ratusan juta, sebabnya memiliki nilai sejarah, sangat artistik dan merupakan buku cetakan lama.

Mengutip dari berbagai sumber, Inilah buku-buku yang harganya fantastis yang mencapai ratusan juta.

1. Canterbury Tales (Rp 99 Miliar)

Geoffery Chaucer adalah penulis buku ini. Canterbury Tales berasal dari abad ke- 15. Buku ini berisi serangkaian 24 cerita yang memanjang lebih dari 17.000 baris. Bahasa yang digunakan oleh Geoffery Chaucer dalam menulis buku ini adalah Bahasa Inggris versi Middle English.

2. Magna Carta (Exemplar) (Rp283 miliar)

Buku ini dikenal sebagai Magna Carta Libertatum dalam bahasa Latin yang berarti “Piagam Besar dari Kebebasan” (The Great Charter of the Liberties ) yang dikeluarkan di Inggris pada 15 Juni 1912.

Magna Carta berisi perselisihan antara Paus, King John beserta Baron-nya atas hak hak raja. Salinan yang sangat baik dari buku Magna Carta 1297 dibeli David Rubenstein dan membuatnya menjadi buku yang paling mahal.

3. Rothschild Prayer Book (Rp 180 Miliar)

Buku ini disusun oleh para seniman antara tahun 1500-1520. Naskah buku ini termasuk yang populer. Detail dari buku ini terdiri dari 254 lembar dengan ukuran halaman adalah 288×160 mm. Hmm, tebal juga ya.

Rothschild Prayer Book merupakan manuskrip bergambar yang memecahkan rekor buku termahal. Buku ini laku saat lelang di Christie New York pada acara kebebasan Australiais National. Kerry Stokes yang berasal dari Australia adalah orang yang berani membayar mahal dalam acara lelang tersebut.

Kemudian,ada salinan yang murah dari naskah ekslusif ini. Ada dua versi yakni Rothschild Canticles US dan Rothschild Canticles UK.

4. Gutenberg Bible (Rp 65 Miliar)

Buku ini merupakan tulisan dari Johannes Gutenberg. Awalnya dia mencetak buku ini di Mainz pada tahun 1455. Bahasa yang digunakan dalam buku ini adalah bahasa Latin. Buku Gutenberg Bible juga disebut dengan 42-Line Bible, B42, atau Mazarin Bible. Sementara cetakan ke- 2 disebut sebagai 36-Line Bible, yang merupakan gabungan dari beberapa pencetak lainnya.

5. Shakespeares Comedies, Hostories & Tragedies (Rp81 miliar)

Buku ini pertama kali dicetak pada 1623 setelah kepergian William Shakespeare. Memuat 36 drama dan dikumpulkan rekan-rekannya, Henry Condell dan John Heminges. Buku ini dicetak 220 eksemplar dan hanya 40 dari jumlah itu yang benar-benar lengkap.

Itulah beberapa buku sejarah yang harganya miliar, namun dibalik itu semua, buku tersebut adalah buku sejarah.