5 Alasan Baterai Smartphone Tidak Bisa Dilepas?

120

Apple, perusahaan raksasa industri smartphone menjadi yang pertama kali mengeluarkan produk smartphone dengan baterai tanam ketika para pesaingnya merancang smartphone dengan baterai yang bisa dilepas.

Pada awalnya mereka dihujat hingga pada akhirnya jejak mereka diikuti oleh para pesaingnya?

Kenapa? Berikut beberapa alasannya :

Memprioritaskan Fitur Lain

Kamu fans iPhone? Mungkin kamu merasa ini karena semua orang mencoba untuk meniru iPhone. Tidak, bukan itu masalahnya.

Ketika ponsel berevolusi menjadi smartphone, pabrikan ponsel sengaja memilih untuk meninggalkan desain baterai yang dapat dilepas untuk menambah beberapa perangkat tambahan menarik lainnya.

Desain Premium

Meskipun baterai yang dapat dilepas menawarkan fleksibilitas, mereka sangat membatasi potensi desain smartphone.

Lihat saja ponsel andalan Samsung Galaxy S5 dan Samsung Note 4.

Keduanya memiliki punggung ‘plastik’ yang mudah dilepas yang memungkinkan akses ke baterai.

Tapi orang juga mendambakan material yang lebih baik agar memiliki ‘rasa premium’ di tangan mereka.

Sementara Note 4 memiliki bingkai logam, bodi plastik di bagian belakang mendapat banyak kritik dari konsumen yang ingin memiliki ‘rasa premium’ setelah menghabiskan begitu banyak uang pada ponsel ini.

Dari S6 dan seterusnya, Samsung memutuskan untuk mengganti plastik dengan logam atau kaca pada bagian belakang.

Samsung, sebagai brand besar telah menikmati kesuksesan dan income yang jauh lebih besar di pasar smartphone sejak keputusan itu.

Badan kaca atau logam tidak bekerja dengan baik pada arsitektur baterai yang dapat dilepas.

Bukan tidak mungkin, karena ada beberapa opsi seluler yang menggunakan kaca atau logam pada arsitektur baterai yang dapat dilepas, tetapi desainnya pasti memiliki beberapa kelemahan termasuk peningkatan ketebalan.

Baterai tertutup, di sisi lain telah membuat desain yang jauh lebih ramping dan implementasi yang mudah dengan bahan-bahan ‘premium’ tanpa mengorbankan estetika yang baik.

Tahan air

Baterai yang tidak bisa dilepas mendukung smartphone anti air

Tidak realistis kalau kamu bilang ponsel kamu tidak akan pernah secara tidak sengaja ketumpahan air atau minuman.

Mungkin juga kamu akan dihadapkan dengan kondisi yang memaksa kamu untuk melakukan pengiriman SMS atau chat kepada seseorang ketika berada di luar pada hari hujan.

Kalau begitu, sudah pasti kalau kamu berharap ponsel kamu memiliki perlindungan maksimal terhadap air agar tidak dapat merusak komponen elektronik di dalamnya.

Nah, perlindungan seperti itu tidak mungkin bisa dicapai jika tutup telepon mudah lepas atau retak.

Terlebih lagi, ponsel kelas atas bahkan tahan debu akhir-akhir ini.

Jelas bahwa tidak ada yang suka ada batu kecil atau partikel pasir yang masuk ke dalam ponsel mereka dan menghambat fungsinya.

Namun, akan menjadi sangat sulit untuk membuat desain tahan air dan debu dengan casing yang dapat dilepas.

Ruang untuk Fitur Lainnya

Arsitektur baterai yang dapat dilepas menggunakan lebih banyak ruang fisik yang berharga di dalam ponsel yang sudah penuh sesak.

Tidak seperti baterai yang tidak dapat dilepas (baterai tanam), baterai yang dapat dilepas membutuhkan lapisan pelindung tambahan untuk melindunginya dari benturan sehari-hari.

Ini berarti ketebalan ekstra!

Pada smartphone di mana setiap milimeter diperhitungkan, tidak ada keunggulan kompetitif untuk berkompromi dengan desain yang lebih tebal ketika semua orang berusaha membuat ponsel menjadi lebih tipis.

Daripada membuang ruang yang berharga hanya untuk fitur baterai yang bisa dilepas, para engineer menambah beberapa perangkat keras lain untuk menambahkan fungsi yang lebih baik termasuk menambahkan beberapa kamera, speaker stereo, juga perangkat keras dengan kemampuan pengisian daya tanpa kabel atau gasket untuk ketahanan terhadap cuaca yang lebih baik.

Mendukung Berbagai Bentuk Baterai

Baterai Smartphone

Pada dasarnya, baterai yang dapat dilepas desainnya terbatas hanya pada bentuk persegi panjang atau paling banyak desain berbentuk persegi. Hal ini bertujuan agar baterai lebih mudah dipasang dan dilepas.

Saat ini baterai smartphone baru sedang dirancang agar dapat mengeluarkan lebih banyak daya dengan desain yang tidak lazim.

Misalnya, salah satu ponsel andalan LG memiliki desain baterai berbentuk melengkung.

Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengemas lebih banyak baterai ke ruangan yang melengkung dengan demikian dapat mengurangi biaya pengiriman (jadi waktu dikirim, lebih banyak space yang bisa dimanfaatkan).

Sama halnya yang terjadi dengan iPhone X terbaru.

Mereka memutuskan untuk menggunakan baterai berbentuk L yang unik untuk pemanfaatan ruang yang optimal.

Jadi, buat kamu yang masih berharap bahwa iPhone akan mengeluarkan seri smartphone dengan baterai yang bisa dilepas, segera buang jauh-jauh impianmu karena sepertinya baterai tanam memiliki lebih banyak kelebihan.