3 Fakta Kerasnya Kehidupan Anak-Anak Suku Aztek

132

Aztek adalah nama suku di masa lampau bertempat di Meksiko. Bangsa Aztek dikenal sebagai bangsa yang hobi perang dan kerap melakukan ritual mistis.

Cara hidup yang keras turut berimbas kepada kehidupan generasi-generasi muda penduduk Aztek. Seperti apa yang dirasakan oleh generasi muda yang disebabkan kerasnya cara hidup mereka?

Bayi yang Baru Lahir Sudah Diperingatkan Akan Kerasnya Kehidupan

Menurut masyarakat Aztek, berbohong itu bukan hal yang patut, apalagi kepada anak-anak. Oleh karena itu, ketika seorang wanita Aztek melahirkan, ia tidak pernah mengatakan hal yang menyenangkan kepada sang bayi.

Ketika seorang bayi yang baru lahir, bidan akan memotong tali pusarnya sekaligus mengucapkan kata syukur kepada dewa. Justru yang membuat bulu kudu merinding, bidan menatap bayi tersebut dan dilengkapi dengan berkata kelak akan meninggal dalam perang atau sebagai korban pesembahan dewa.

Anak Bandel Akan Dihukum Memakai Duri dan Api

Sejak balita anak-anak Aztek diajarkan untuk tidak malas, sudah wajarnya usia 8 tahun harus bangun pagi dan menuruti perintah orang tuanya. Jika membangkang atau bertindak nakal, orang tuanya tidak segan-segan untuk menusuk mereka memakai duri kaktus.

Ketika anak sudah cukup besar untuk sekolah, hukuman itu lebih keras. Ia akan dijambak dan dibawa oleh gurunya ke hadapan orang banyak, tindakan macam itu membuat mereka seperti tahanan perang.

Justru perlaku tersebut tak sampai disitu, gurunya juga tak segan-segan untuk memangkas rambutnya kemudian menyundut kepala dengan kayu hingga luka tersebut membekas di kepalanya. Kendati terkesan kejam, namun hukuman macam ini, dianggap biasa karena sehari-hari mereka memang kerap bergelut dengan perang.

Anak Miskin Akan Dipaksa Keluar Masuk Hutan

Anak Aztek yang kategori miskin akan dikirim ke sekolah yang bernama teplochcalli untuk mempelajari dasar-dasar perdagangan dan peperangan.

Sembari bersekolah, anak-anak tersebut juga ditugaskan untuk mengambil kayu bakar di hutan sebanyak-banyaknya, kerap banyak anak-anak yang pingsan karena kelelahan akibat perjalanan yang memakan waktu cukup lama.

Tujuannya untuk melatih anak-anak miskin menjadi tentara yang kuat, dan siap untuk di bawa ke medan perang.

Itulah beberapa kehidupan keras yang dialami oleh anak-anak di suku Aztek, yang bisa menjadi bukti betapa kerasnya suku Aztek mendidik anak-anaknya.