2 Direktur Sriwijaya Air Mundur, Karena Tidak Di Tanggapi Direksi

105

Begini suasana yang memanas, sampai dua direktur sekaligus mundur dari jabatan. Lantaran surat permohonan menghentikan operasional secara sementara Sriwijaya Air Group tak ditanggapi oleh dewan direksi.

Dua direksi yang mundur ialah Direktur Operasi Captain Fadjar Semiarto dan Direktur Teknik Ramdani Ardali Adang.

“Karena surat permohonan menghentikan operasional sementara tidak ditanggapi dan tetap melanjutkan penerbangan secara normal, kami berdua lebih memilih mundur untuk menghindari kepentingan konflik.” Ungkap Direktur Fadjar Semiarto dan Ramdani Ardali Adang dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/9/19).

Fadjar mengungkapkan, sebelumnya dia telah menyampaikan penghentian operasional sementara karena dinilai tidak lain dari sisi operasional, teknis dan finansial.

Di sisi lain, Toto menegaskan pemerintah dalam hal ini. Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan atau DGCA (Directorate General Civil Aviation), sudah mempunyai bukti yang kuat dan menindak Sriwijaya Air stop operasi karena banyak berbagai alasan.

Pertemuan tersebut, diketahui ketersediaan tools, equipment, minimum suku cadang dan jumlah tenaga teknisi berkualitas yang ada diperusahaan dan ternyata semua tidak sesuai laporan tertulis dalam kesepakatan kepada Dirjen Perhubungan Udara dan Menteri Perhubungan.

Seperti yang diketahui, hal ini berarti Risk Index masih berada di zona merah atau tidak dapat diterima dalam situasi yang ada, bahkan Sriwijaya Air dianggap kurang serius melakukan perbaikan.